Minggu, 27 September 2009

OLGA LIDYA PROMO BATIK LEWAT FB

Kapanlagi.com - Setelah batik dinyatakan sebagai warisan budaya dunia dan tercatat asli dari Indonesia, Olga Lidya mengaku sangat bangga. Padahal dulunya ia mengaku sangat jarang pakai batik. Tapi alasan Olga cukup masuk akal, karena belakangan sering terjadi klaim budaya tanah air oleh bangsa lainnya.

"Saya sedikit malu, karena dulu hanya saya gunakan kalau pakai kebaya. Saya tidak punya batik, hanya ketika saya mau berjalan ke luar negeri saya banggakan batik, tapi terus terang nggak terlalu sering pakai batik," ungkap Olga yang ditemui di Cafe La Forca, Kuningan, Jakarta, Sabtu (26/9).

Tapi, lanjut Olga, setelah terjadi klaim-klaim dari negara tetangga, ia mengaku menjadi menggebu membeli batik. "Dan saya senang sekali dengan desain-desain batik sekarang. Banyak yang untuk keperluan casual, seru-seru sekarang, nggak kaku. Saya jadi inget dulu, kalau dulu saya sering beliin batik untuk keponakan-keponakan saya yang masih kecil. Saya ledekin, 'Ada Pak Lurah kecil!' Hahaha... Kan lucu, bajunya serius, tapi masih kecil-kecil, kayak bapak-bapak tapi masih kecil," katanya.

Selain itu, Olga juga melihat jika batik tidak lagi digunakan hanya sekedar untuk menghadiri kondangan. Batik kerap dikenakan sehari-hari dan juga acara semi formal. "Sekarang ini di Indonesia batik itu lebih cocok untuk dipakai ke kantor ketimbang jas. Kalau pakai jas, di Indonesia, panas, apalagi buat laki-laki. Pakai batik itu untuk acara formal, masuk. Untuk acara semi-formal, itu masuk. dan paling praktis buat laki-laki ya. Batik yang rapi banget kan nggak kalah sama jas," terangnya.

Dan sebagai pecinta budaya bangsa, gadis lulusan Fakultas Teknik Sipil Universitas Parahyangan ini kepingin batik lebih dikenal. Ia pun mengaplikasikannya lewat berbagai jejaring sosial yang kini digandrungi hampir semua kalangan.

"Saya tanggal 1 (Oktober) nanti akan tulis di Facebook, di Twitter, 'Besok pakai batik ya'. Kan lucu, kalau diliput di Jakarta pakai batik semua. Saya juga lihat banyak juga orang-orang asing yang pakai batik. Saya tidak ada acara apa-apa, tapi saya akan mencoba meminta orang memakai batik," pungkasn

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar