Kamis, 22 Oktober 2009

Menilai Seseorang

Menilai Seseorang
Inspired from Tanadi Santoso

Dalam edisi kali ini saya akan menujukkan penggunaan 'blink' dalam menilai seseorang. Hal ini akan sangat berguna terutama bila anda harus memilih pegawai, berkenalan dengan mitra bisnis yang baru, dan memulai kerjasama dengan partner yang belum anda kenal maupun bila anda akan mengadakan transaksi dengan konsumen baru.

Pada saat pertama anda berkenalan atau melihat seseorang, anda akan mendapat kesan pertama seperti apakah anda menyukainya atau tidak, bagimana sifatnya 'ceroboh, ramah, atau pemarah' dan bahkan bila anda teliti, apa pekerjaanya yang sebenarnya. Dan tentu saja, proses ini berjalan hanya dalam beberapa detik saja, bahkan sepersekian detik, anda sebenarnya sudah bisa memutuskan akan menyukai orang tersebut atau tidak.

Sebenarnya, dalam proses yang sangat singkat tersebut, penilaian yang anda berikan mungkin sudah cukup akurat. Hal ini bisa terjadi karena dalam proses tersebut terjadi apa yang disebut sebagai proses 'transmitting' suatu proses dimana anda dan lawan bicara saling melemparkan beberapa hal atau kode yang akan saling mempengaruhi penilaian masing-masing.

Pertama, akan terjadi pemancaran 3 E: Emotion, Empahty, dan Enthusiasm. E yang pertama ini, Emosi, akan menujukkan bagaimana reaksi kita terhadap hal-hal yang terjadi sehari-hari. Emosi ini, meskipun tidak diungkapkan dengan kata-kata, akan terbaca dan menunjukkan bagaimana kita biasanya berinteraksi dengan pelanggan, supplier, maupun orang disekitar kita.Kemudian ada lagi Empathy, kemampuan kita untuk berempati terhadap orang lain. Empati ini akan menujukkan level toleransi kita terhadap orang lain apakah kita cukup bisa mengerti pendapat orang lain atau tidak. Yang terakhir adalah enthusiasm antusiasme anda dalam menghadapi orang lain.

Kemudian, anda dan lawan bicara akan menangkap apa yang disebut sebagai 3 I: Insight, Idea dan Intuition. Insight adalam pemahaman dimana anda menggunakan database informasi yang anda miliki untuk menilai lawan bicara anda. Kemudian terbentuklah I yang kedua yaitu Idea, bahwa orang yang anda hadapi ini kira-kira seperti apa, apakah dia licik, pandai, baik, jahat, dan lain sebagainya. Kemudian muncullah Intuition atau intuisi yang sudah terlatih dalam kehidupan anda sehari-hari. Intuisi ini akan memunculkan berbagai pesan dan peringatan yang hanya anda sadari dengan sangat halus. Ketiga I inilah yang pada akhirnya membawa anda pada kesimpulan saya suka orang ini atau 'saya akan membeli dan bekerjasama dengan dia' atau 'saya akan memakainya sebagai karyawan saya'. Dan keputusan yang muncul dari 3 I ini akan sangat sulit diubah!

Karena itu, impresi awal yang anda tangkap maupun anda berikan pada saat pertama kali bertemu dengan seseorang sangatlah penting. Pada saat pertama anda bertemu dan berkenalan dengan seseorang, sangat penting bagi anda untuk memancarkan 3E yang benar agar lawan bicara anda menangkap 3I yang baik pula sehingga ia menyukai dan transaksi anda berjalan dengan sukses!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar