Kamis, 08 Oktober 2009

DARI MUNAS GOLKAR 2009

Pekanbaru: Aburizal Bakrie terpilih menjadi Ketua Umum Parta Golongan Karya periode 2009-2014 dalam Musyawarah Nasional VIII Golkar di Hotel Labersa, Kampar, Pekanbaru, Riau, Kamis (8/10) dini hari. Dia mengalahkan tiga kandidat lainnya, Surya Paloh, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, dan Yuddy Crisnandi.

Ical–biasa Aburizal disapa–meraup 297 dari 536 suara sah. Surya Paloh mengantongi 239 suara. Sementara Tommy Soeharto dan Yuddy tak kebagian satu suara pun.

Pendukung Ical langsung merangsek ke atas panggung penghitungan begitu jagonya dinyatakan menang. Mereka saling berangkulan dan bertepuk tangan. Termasuk pula pendukung utama Ical seperti Akbar Tanjung, Agung Laksono, Theo Sambuaga, dan beberapa petinggi Golkar lainnya.

Mereka tak hirau saat panitia acara meminta pendukung Ical turun panggung. “Pak, tolong pak…tolong, sidang kita belum selesai. Tolong beri kami kesempatan 10 menit saja untuk menutup acara. Bersikaplah santun karena munas disaksikan seluruh rakyat Indonesia,” ujar panitia acara.

Pengamat politik Eef Syaiful Fatah menilai, dalam jangka pendek, ini bisa dikatakan sebagai kemenangan Aburizal. Namun Golkar harus awas. “Jangan-jangan ini kemenangan jangka panjang [partai] Demokrat dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” ujar Eef.

Nada pesimistis juga dilontarkan pengamat politik Effendi Ghozali. Menurut dia, Golkar tak akan banyak berubah di bawah kepemimpinan Ical. Effenfi menilai, seperti yang sudah-sudah, partai berlambang pohon beringin akan “mengekor” ke penguasa.

“Jangan berharap banyak dalam konteks negosiasi dengan Demokrat. Apalagi Golkar menjadi gerbong terakhir yang masuk dalam jajaran pendukung partai penguasa,” jelas Effendi seraya berharap semua penilaiannya tak terbukti.(ICH)

sumber : metrotvnews.com
sumber fhoto : bumnwatch.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar